PEDOMAN PELAKSANAAN KONVERSI

FKM-UPRI MAKASSAR

  1. DEFINISI
    1. Konversi

Konversi adalah pengakuan terhadap hasil ujian kurikulum perguruan tinggi asal dengan kurikulum perguruan tinggi yang dituju.

  1. Ekivalensi

Ekivalensi adalah pengakuan hasil ujian yang dilaksanakan karena adanya perubahan kurikulum

  1. Penyetaraan Program

Penyetaraan Program (PP) adalah proses konversi bagi mahasiswa yang disebabkan oleh adanya perubahan bentuk perguruan tinggi.

  1. Mahasiswa Integrasi

Mahasiswa Integrasi adalah mahasiswa pindahan dan alih program

  1. Mahasiswa Pindahan

Mahasiswa Pindahan adalah mahasiswa dari suatu perguruan tinggi ke perguruan tinggi lain atau dalam lingkungan sendiri.

  1. Alih Program (Lanjut Studi)

Alih Program (lanjut studi) adalah proses peralihan mahasiswa yang telah menyelesaikan suatu jenjang program atau mahasiswa berijazah (D1, D2, D3, D4 dan S1 yang melanjutkan studi.

  1. TIM
    1. Tim Konversi adalah dosen dan atau staf yang telah ditunjuk oleh Dekan dengan terbitnya SK
    2. Tim berkewajiban dan berhak melakukan konversi dan ekivalensi serta melaksanakan kegiatan PP
    3. Tim berkewajiban dan berhak melakukan koordinasi dengan tim konversi universitas
    4. Tim bertanggung jawab penuh atas nilai konversi, ekivalensi dan PP mahasiswa
  1. KONVERSI
    1. Konversi dilaksanakan setiap semester (Ganjil dan Genap)
    2. Yang dapat dikonversi adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan jenjang D1, D2, D3, D4 dan S1 serta mahasiswa yang berstatus pindahan dari berbagai program studi.
    3. Konversi nilai disusun oleh Tim Konversi Fakultas dan ditandatangani oleh ketua tim Konversi Fakultas dan dengan diketahui oleh wakil Rektor Bidang Akademik UPRI Makassar.
    4. Mahasiswa Pindahan yang dapat dikonversi yang berasal dari perguruan tinggi lain di luar UPRI harus mempunyai surat pindah dan bukti-bukti lulus mata kuliah yang telah dilulusi yang ditandatangani oleh perguruan tinggi asal (asli)
    5. Mahasiswa Konversi sudah harus selesai pengesahan konversinya sebelum mengikuti perkuliahan
    6. Ketentuan konversi tetap mengacu pada aturan universitas, untuk teknis pelaksanaan diserahkan kepada fakultas.
    7. Mata kuliah jurusan yang ada pada kurikulum FKM-UPRI tidak dikonversi, kecuali bila terdapat pada transkrip nilai dari jurusan dan tingkatan strata yanga sama (S.1).
    8. Mata kuliah yang dikonversi adalah mata kuliah yang sama (muatan/substansi mata kuliah) antara perguruan tinggi asal dengan mata kuliah di FKM-UPRI Makassar
    9. Perhitungan sks yang diakui:
      1. Diploma Satu (D1) bagi jurusan yang sama maksimal 35 sks
      2. Diploma Satu (D1) bagi jurusan yang tidak sama maksimal 20 sks
      3. Diploma Dua (D2) bagi jurusan yang sama maksimal 80 sks
      4. Diploma Dua (D2) bagi jurusan yang tidak sama maksimal 60 sks
      5. Diploma Tiga (D3)/Sarjana Muda bagi jurusan yang sama maksimal 100 sks, misalnya mahasiswa dari D3 Gizi ke S1 Gizi FKM-UPRI Makassar
      6. Diploma Tiga (D3)/Sarjana Muda bagi jurusan yang tidak sama maksimal 80 sks
      7. Diploma Empat (D4) bagi jurusan yang sama maksimal 100 sks
      8. Diploma Empat (D4) bagi jurusan yang tidak sama maksimal 80 sks
      9. Sarjana (S1) kesehatan maksimal 100 sks
      10. Sarjana (S1) non-kesehatan maksimal 80 sks
    10. Mata kuliah konversi (terlampir)
    11. Pembayaran konversi mengacu pada aturan universitas (Rp 7.500,-/SKS)
    12. Jika terjadi kasus di luar kategori di atas, maka proses konversi dilakukan melalui forum akademik untuk memverifikasi mata kuliah yang akan dikonversi. Peserta forum verifikasi sekurang-kurangnya dihadiri oleh penanggung jawab bidang akademik dan tim konversi.
  1. EKIVALENSI
    1. Ekivalensi dilaksanakan jika terjadi perubahan kurikulum di fakultas
    2. Mata kuliah ekivalensi (terlampir)
  1. PENYETARAAN PROGRAM
    1. PP dilaksanakan setiap semester (ganjil dan genap)
    2. Peserta PP adalah mahasiswa alih program, yaitu mahasiswa yang berasal dari akademi (D3) kesehatan, Perguruan Tinggi (S1) kesehatan, dan S1 non-kesehatan.
    3. Mata kuliah yang disetarakan adalah mata kuliah yang termasuk mata kuliah dasar umum dan mata kuliah kompetensi dasar kesehatan masyarakat.
    4. Pengajar PP diusulkan oleh tim konversi kepada penanggung jawab bidang akademik untuk ditetapkan melalui surat keputusan (SK) pengajaran
    5. Tatap muka kuliah PP dilaksanakan minimal 6 kali dan maksimal 8 kali.
    6. Nilai PP diserahkan oleh pengajar yang sudah ditetapkan ke Tim konversi paling lambat satu minggu setelah pengajaran dilaksanakan, selanjutnya tim konversi segera melaporkan ke bagian akademik.
    7. Jika peserta PP kurang dari sepuluh (10) orang, maka proses pengajaran melalui proses ASISTENSI dengan pengajar (tidak dibuka kelas). Jika peserta PP lebih atau sama dengan sepuluh (10) orang, maka proses pengajaran dilakukan dalam bentuk TATAP MUKA didalam kelas.

Catatan :

  1. Bila di kemudian hari terdapat hal-hal yang dianggap perlu ditambahkan, maka pedoman ini akan ditinjau kembali.
  2. Peraturan ini disahkan pada saat Rapat Kerja FKM-UPRI Makassar dan akan ditinjau kembali pada Rapat Kerja selanjutnya

Alamat

  • Alamat: Jalan Gunung Bawakaraeng No. 72, Makassar
    Sulawesi Selatan - Indonesia
  • Email: support@fkm-upri.ac.id
  • Website: www.fkm-upri.ac.id
  • No Telepon: (0411)-3635438